Gedung e-Building Jl. Suryopranoto No.2 Ruko Harmoni Plaza Blok I No.1-4 Jakarta Pusat
  • 021 - 632 3399
  • info@cae-indonesia.com
  • Masuk

Artikel

Strategi Orang Tua: Mengisi "Tangki Emosi" dan Mendukung Anak Melalui Play Therapy

image


Dukungan terbaik bagi anak yang mengalami kesulitan di sekolah bukan hanya berasal dari guru atau terapis, melainkan dari rumah. Keberhasilan play therapy sangat bergantung pada keterbukaan dan kondisi emosional orang tua di rumah. Memahami kebutuhan anak secara utuh adalah kunci utama dalam membantu mereka melewati masa-masa sulit.

Penerimaan dan Kolaborasi Langkah pertama yang harus dilakukan orang tua adalah acceptance atau penerimaan terhadap karakteristik unik anak. Setiap anak memiliki gaya belajar dan kebutuhan yang berbeda, terutama jika mereka berada di sekolah umum yang mungkin belum sepenuhnya inklusif. Orang tua perlu bekerja sama dengan sekolah untuk memodifikasi strategi belajar yang sesuai dengan kondisi anak, bukan menganggap anak sebagai "potongan puzzle yang rusak", melainkan melihat mereka secara utuh.
 
Pentingnya Menjaga Energi Orang Tua Satu hal yang sering terlupa adalah kondisi emosional orang tua itu sendiri. Ada sebuah prinsip penting: Take care of yourself first. Sebelum bermain atau membantu anak, orang tua harus memastikan "tangki emosi" mereka penuh.
• Jangan Berikan Energi Sisa: Hindari menemani anak bermain dalam keadaan lelah luar biasa atau emosi yang tidak stabil.
• Siapkan Transisi: Biasakan untuk menenangkan diri sejenak setelah bekerja sebelum berinteraksi dengan anak, agar energi yang diberikan adalah energi yang segar dan positif.
 
Special Time di Rumah Memberikan "waktu khusus" (special time) untuk bermain bersama anak secara konsisten di rumah adalah bentuk dukungan yang sangat kuat. Meskipun terlihat sederhana, waktu bermain ini membantu memenuhi kebutuhan sensori dan emosi anak, yang pada akhirnya memperkuat hubungan (bonding) antara orang tua dan anak. Jika dibutuhkan, kolaborasi dengan profesional untuk melakukan play therapy secara rutin dapat menjadi jalan keluar yang efektif bagi tumbuh kembang anak yang lebih ceria dan optimal
 
 
sumber : Children whose parents consistently practiced emotion coaching have better physical health and score higher academically than children whose parents don't offer such guidance. (Conclusion of Gottman and his team research at the University of Washington with 119 families).  Reference:  Gottman & Declare (1998), Raising an emotionally intelligent child, 25.