Gedung e-Building Jl. Suryopranoto No.2 Ruko Harmoni Plaza Blok I No.1-4 Jakarta Pusat
  • 021 - 632 3399
  • info@cae-indonesia.com
  • Masuk

Artikel

Exceptionality Gifted-Talented

image


Anak yang memiliki kecerdasan istimewa (gifted) juga termasuk dalam ranah “Exceptionality”.

Exceptionality Gifted-Talented

Pada artikel sebelumnya telah dipaparkan tentang adanya peserta didik yang berbeda secara signifikan di dalam pendidikan. Perbedaan ini ada yang begitu ekstrim sehingga menempatkan anak ada di luar kurva normal dari kecenderungan umum anak didik. Kondisi anak dengan perbedaan yang ekstrim ini disebut dengan “Exceptionality” (terjemahan dari kamus artinya “kekecualian”, mungkin lebih pas berarti “berkekhususan” atau berkebutuhan khusus).
 
Exceptionality tidak melulu merujuk pada kekurangan atau hambatan yang dimiliki anak didik dalam belajar. Anak yang memiliki kecerdasan istimewa (gifted) juga termasuk dalam ranah “Exceptionality”. Anak-anak dengan kemampuan di atas rata-rata ini dapat terlihat sedari awal saat mereka mulai mengikuti pembelajaran, di mana dalam hal kemampuan dasar, seperti kemampuan berbahasa dan matematika, kedalaman pengetahuan terhadap sesuatu, kemampuan menyerap pelajaran dengan cepat, semuanya berada jauh di atas rata-rata kemampuan peserta didik lain. Tingkat intelejensi anak-anak ini masuk dalam kategori sangat superior.
 
Biasanya anak-anak gifted sudah bisa membaca bahkan ketika dalam usia sangat dini. Kemampuan membaca di usia dini ini membawa anak mampu menyimpan kosakata yang banyak dan memampukan anak begitu cepat menyerap informasi dari berbagai topik. Mereka juga cenderung memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dibanding anak-anak seusianya tentang pelbagai hal, sering bertanya dan seperti selalu ingin memahami sebab akibat dari suatu hal.
 
Masuk dalam ranah kekhususan ini, terdapat anak yang meski belum tentu memiliki tingkat intelejensi sangat tinggi, namun memiliki bakat spesifik yang begitu menonjol dari anak-anak lain pada umumnya, antara lain di bidang musik, karya seni, sport, dan berbagai bidang lainnya. Mereka biasa dikenal sebagai anak berbakat istimewa (talented).
 
Meski memiliki keunggulan dan menonjol di area tertentu, dalam banyak kasus, potensi anak didik yang memiliki kecerdasan istimewa dan berbakat istimewa ini, sering tidak teridentifikasi, malah keistimewaannya tidak terasah untuk membuatnya semakin bernas. Lingkungan di dalam rumah dan sekolah sangat menentukan munculnya potensi istimewa anak. Stimulasi dari lingkungan dibutuhkan anak untuk dapat mengembangkan kemampuan spesial mereka. 
Karena bakat dan kecerdasan tidak berkembang secara otomatis, maka para pendidik – terutama di sekolah umum – harus dapat menemukan kebutuhan anak gifted dan talented ini, membantu mereka mengembangkan kemampuannya, dan mengarahkannya ke hal positif.
 
Namun, anak gifted bukannya tanpa masalah. Ada tiga permasalahan yang sering terjadi pada anak spesial ini, yaitu: perfectionism, asynchronous development, dan underachievement. Apa itu? Nanti akan kita bahas lebih dalam, namun yang penting, memahami ketiga masalah utama anak cerdas dan berbakat istimewa ini perlu diperhatikan oleh para pendidik – guru maupun orangtua. Walaupun anak memiliki potensi yang luar biasa, dengan minimnya pengetahuan guru dan orangtua dalam menemukan kebutuhan belajar dan sosio-emosional anak istimewa ini, kecenderungannya anak justru mengalami kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran! (vj)
 
Lembaga pelatihan profesi Cipta Aliansi Edukasi menyelenggarakan pelatihan bagi guru dan pemerhati pendidikan dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pendidik dalam membantu pembelajaran anak berkebutuhan khusus di sekolah umum.
 
#CAE, #pendidikaninklusi, #specialeducation, #hakanak #pendidikanuntuksemua, #exceptionality, #gifted, #gifted-talented
 
keterangan foto: anak-anak TK B dan Nursery Sekolah Inklusif Shining Stars Academy Permata (www.shiningstars.co.id)