Gedung e-Building Jl. Suryopranoto No.2 Ruko Harmoni Plaza Blok I No.1-4 Jakarta Pusat
  • 021 - 632 3399
  • info@cae-indonesia.com
  • Masuk

Artikel

Program Pelatihan Filial Play Coaching Play Therapy International

image


Optimalisasi Peran Orangtua dalam Membantu Perkembangan Emosi Anak yang Sehat

Dalam penelitian yang terkait dengan pola asuh oleh John & Karen Louis, ditemukan fakta, bahwa anak yang memiliki hubungan yang baik dengan orangtuanya, secara umum berhasil di sekolah, memiliki banyak teman, dan jarang memiliki masalah (stay out of trouble). Banyak riset literatur terkait pengasuhan (parenting), menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola asuh orangtua yang sangat mempengaruhi perkembangan anak tumbuh menjadi anak yang sehat secara fisik dan psikologis, serta kuat secara mental dan karakter.   

Dari sebuah study terhadap 600 keluarga di kota New York selama 18 tahun (the Truth about mental illness, John & Karen Louis, 2012), terungkap fakta bahwa anak yang tumbuh dengan masalah mental, gangguan perilaku dan emosi (mental illness and emotional behavior disorder) sangat dipengaruhi oleh pola asuh yang tidak sehat (unhealthy parenting).

Sudah menjadi pandangan umum, bahwa peran orangtua sangat penting dalam meletakkan fondasi yang sehat terhadap aspek-aspek perkembangan anak yang akan menunjang keberhasilan masa depan sang anak.  Parenting matters! Meski banyak orangtua mencoba memberikan perhatian dan upaya yang terbaik bagi anak, akan tetapi kesalahan dalam pengasuhan kerap terjadi. Orangtua yang ingin selalu mendukung dan menyayangi anak, bisa terjebak dalam pola asuh yang malah mengekang, atau bahkan sangat permisif sehingga membentuk karakter anak yang sulit, rapuh, dan beresiko. Kita sadari bahwa memang tidak ada orangtua yang sempurna. Namun, menjadi orangtua yang cukup baik (good enough) dapat dipelajari dan diupayakan, tentu saja demi kehidupan anak yang sehat dan bahagia di saat sekarang dan untuk masa depannya.

Lalu, pertanyaannya, apa yang perlu diperhatikan orangtua dalam mengupayakan pengasuhan yang sehat (healthy parenting) bagi anak? Kebutuhan dasar seperti apa yang harus dipenuhi dalam pola asuh guna menunjang pertumbuhan mental-emosi yang sehat dan pembentukan karakter anak yang kuat?

Berdasarkan riset terapi bermain (Play Therapy International), bermain merupakan salah satu media di mana orangtua dapat membantu membereskan pelbagai masalah emosional dan perilaku anak-anak mereka. Hubungan yang terbangun antara orangtua dan anak dalam bermain, berdasarkan riset Play Therapy International, sangat efektif melalui pendekatan non-direktif. Pendekatan non-direktif ini merupakan salah satu keterampilan yang wajib dikuasai orangtua untuk membantu perkembangan emosi anak yang sehat.

Untuk membantu orangtua dalam menerapkan hubungan non-direktif dengan anak ini, Cipta Aliansi Edukasi (CAE Indonesia) menyelenggarakan program pelatihan Filial Play Coach Mentor. Program pelatihan Filial Play Coaching merupakan program sertifikasi dari Play Therapy International yang diakreditasi oleh Leeds Beckett University, United Kingdom sebagai salah satu Post Qualifying Course.

Filial Play Coaching adalah program yang dirancang bagi peserta untuk bekerja membantu para orangtua membangun hubungan yang suportif terhadap perkembangan emosi dan mental anak. Melalui program ini para peserta diharapkan dapat menjadi coach (mentor) bersertifikat secara profesional dan diakui secara internasional, bagi para orangtua dalam bermain bersama anak dengan pendekatan non-direktif.  

Peserta yang menyelesaikan program ini dapat menggunakan title “Filial Play Coach” dan terdaftar di organisasi Professional Standards Authority (PSA), United Kingdom.

 

Untuk informasi mengikuti program pelatihan Filial Play Coach Mentor, hubungi:

Christhopher Pratama (081808580083) Email:  chrisptindo@gmail.com

Yudi Hartanto (08176028863) Email:  yudiptindo@gmail.com

Sekretariat CAE: 021-6323399 Email:  info@cae-indonesia.com

 

Website:

www.cae-indonesia.com

www.playtherapy.org

www.apac.org.uk

www.playtherapy.id